5 Fakta Unik Inaexport, Aplikasi Baru Mendag untuk Genjot Eskpor

26 Aug by Admin

5 Fakta Unik Inaexport, Aplikasi Baru Mendag untuk Genjot Eskpor

Belum lama ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) merilis sebuah aplikasi untuk memudahkan kegiatan eksportir ke luar negeri. Nama aplikasi tersebut adalah Inaexport.id. Melalui aplikasi ini, eksportir akan mendapat informasi seputar peluang pasar baru di luar negeri.

Kemendag sendiri sudah menyosialisasikan inaexport kepada sejumlah pihak perwakilan perdagangan luar negeri seperti Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Konsulat Dagang Indonesia (KDEI), Atase Perdagangan (Atdag) serta Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI). Hal-hal apa saja yang perlu diketahui seputar Inaexport? Berikut kami rangkum 5 fakta unik aplikasi Inaexport yang patut Anda kenali.

1. Wujud Pengembangan Aplikasi CSC Membership Ditjen PEN

Sebelum Inaexport lahir, Kemendag meluncurkan aplikasi CSC Membership Ditjen PEN yang kini sudah tak beroperasi. Inaexport sejatinya merupakan versi lanjutan dari aplikasi tersebut. Perbedaan terletak pada fiturnya yang lebih berkembang dan lengkap ketimbang CSC Membership Ditjen PEN. Eksportir sendiri dapat menggunakan Inaexport lewat ponsel, dengan syarat mengunduhnya lewat Android play store dan Apple App Store.

2. Pengguna Dapat Memilih Jenis Keanggotaan

Meski Inaexport dapat diakses siapa pun, aplikasi ini juga menyimpan informasi yang hanya dapat dibaca oleh anggota terdaftar saja. Ada tiga jenis keanggotaan yang bisa Anda pilih dalam aplikasi ini, yakni eksportir, buyer dan perwakilan perdagangan. Pilihan tentu bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.

Jika mendaftarkan diri sebagai eksportir, Anda bisa mengakses informasi lengkap seputar kegiatan pameran, hasil intelijen pasar, pelatihan ekspor dan misi dagang. Anggota eksportir juga dapat memperkenalkan perusahaannya ke pasar luar negeri serta memperlihatkan profil produk buatannya sendiri. Kesempatan untuk mendapat permintaan (inquiry) dari buyer dan perwakilan perdagangan di luar negeri pun terbuka lebar.

Baca Juga:  Manuver Bisnis Meraseti: Transformasi dan Adaptasi Tanpa Henti

Sementara itu, keuntungan menjadi buyer di Inaexport adalah mengetahui informasi perusahaan pemasok, dapat mengirim permintaan (inquiry) kepada pemasok, memesan produk, serta negosiasi harga secara langsung dengan produsen. Anda juga bisa menjadi perwakilan perdagangan luar negeri yang bertugas mengecek profil buyer beserta asal negaranya. Seluruh permintaan buyer nantinya disampaikan melalui perantara perwakilan perdagangan.

3. Sarana Promosi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Dilansir dari kontan, Inaexport diharapkan Kemendag menjadi aplikasi pemicu tumbuhnya kegiatan ekspor produk nonmigas.  Kemendag berharap Inaexport membawa semangat optimis di lingkungan pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan begitu, produk lokal memiliki daya saing kuat di pasar luar negeri.

4. Terhubung dengan Data dari Badan Pusat Statistik

Penciptaan Inaexport juga ditujukan untuk memudahkan kinerja Kemendag dalam meriset kegiatan ekspor terbaru . Hal ini disampaikan oleh Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag Iriana Trimurty Ryacudu. Menurut beliau, Inaexport nantinya  terkoneksi dengan data dari BPS.

“Nantinya aplikasi (Inaexport) akan terhubung dengan data dari Badan Pusat Statistik sehingga memudahkan untuk dianalisis  guna menentukan kebijakan,” kata Iriana, dikutip dari republika.co.id (03/8/2020).

Demikian informasi seputar fakta unik aplikasi Inaexport.id. Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi Anda yang ingin mempelajari dunia ekspor lebih jauh. Berbicara kegiatan ekspor, Meraseti Group juga menyediakan jasa perizinan bagi para eksportir yang hendak mengurus produknya ke luar negeri.

Sumber: republika.co.id, kontan.co.id, wartaekonomi.co.id

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *